Pengertian
Banjir Dan Penyebabnya - Bencana
banjir sering terjadi pada musim hujan. Terjadinya banjir karena curah
hujan yang tinggi. Sementara sumber daya alam seperti hutan yang telah rusak
dan prasarana untuk mengalirkan air tersumbat .
Sama halnya dengan gempa, banjir ada yang berskala kecil dan ada juga yang
berskala besar.
Daerah yang terkena banjir, biasanya akan mengakibatkan kegiatan masyarakat akan lumpuh, terlebih lagi jika itu besar dan memakan waktu berhari-hari. Dampak dari daerah yang terkena banjir pada umumnya akan terlihat kumuh atau kotor, banyak bibit penyakit yang timbul, khususnya penyakit kulit, dan bekas genangan air akan tetap terlihat hingga air benar-benar surut. Selain itu masyarakat yang berada ditempat terkena banjir bisa tinggal diatas pohon, atap rumah, atau mencari tempat pengungsian lain.
Daerah yang terkena banjir, biasanya akan mengakibatkan kegiatan masyarakat akan lumpuh, terlebih lagi jika itu besar dan memakan waktu berhari-hari. Dampak dari daerah yang terkena banjir pada umumnya akan terlihat kumuh atau kotor, banyak bibit penyakit yang timbul, khususnya penyakit kulit, dan bekas genangan air akan tetap terlihat hingga air benar-benar surut. Selain itu masyarakat yang berada ditempat terkena banjir bisa tinggal diatas pohon, atap rumah, atau mencari tempat pengungsian lain.
Pengertian Banjir
Banjir yaitu peristiwa tergenang serta terbenamnya daratan ( yang umumnya kering ) dikarenakan volume air yang meningkat. banjir bisa berlangsung dikarenakan peluapan air yang terlalu berlebih di satu area akibat hujan besar, peluapan air sungai, atau pecahnya bendungan sungai.
Faktor Penyebab Terjadinya Banjir
- Curah hujan tinggi sehingga sungai tidak dapat menampung air hujan.
- Pohon di hutan ditebangi secara sembarangan, sehingga tidak ada akar
tanaman yang menahan arus air.
- membuang sampah disungai yang mengakibatkan terganggunya kelancaran
air.
- Pendirian bangunan liar disepanjang bantaran sungau akan mempersempit/memperdangkal
permukaan sungai sehingga mengakibatkan arus sungai dapat meluap di
sepanjang jalur sungai tersebut.
Langkah-langkah mengahadapai bencana
banjir
Sebelum Banjir
- Kerja bakti membersihkan saluran air
- Melakukan kegiatan 3M (Menguras, menutup, menimbun) bneda-benda yang
dapat menjadi sarang nyamuk.
- membuang sampah pada tempatnya.
- Menyediakan bak penyimpanan air bersih
Saat Banjir
- Evakuasi keluarga ke tempat yang lebih tinggi
- Matikan peralatan listrik/ sumber listrik
- Amankan barang-barang berharga dan dokumen penting ke tempat yang
aman.
- Ikut mendirikan tenda pengungsian, pembuatan dapur umum
- Terlibat dalam pendistribusian bantuan.
- Mengusulkan untuk mendirikan pos kesehatan.
- Menggunakan air bersih dengan efisien.
Sesudah Banjir
- Membersihkan tempat tinggal dan lingkungan rumah.
- Melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN)
- Terlibat dalam kaporitisasi sumur.
- Terlibat dalam perbaikan jamban dan saluran pembuangan air limbah
(SPAL)
Dampak adanya banjir, yaitu sebagai berikut:
- Mendatangkan kerugian yang berupa harta, benda,
bahkan korban jiwa
- Merusak sarana dan prasarana umum, misalnya jalan raya yang rusak,
jembatan hancur, dan lain sebagainya
- Jika menerjang areal pertanian akan menyebabkan gagal panen
- Masyarakat akan kesulitan mendapatkan air bersih
- Daerah pemukiman penduduk yang terkena banjir akan menjadi mudah
- Sebagai media penyakit perut dan penyakit kulit.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar